Sabtu, 27 Agustus 2011
Obama Diskusikan Ekonomi Dengan IMF Lagarde
Sentimen Konsumen AS Anjlok di Bulan Agustus
Jumat, 26 Agustus 2011
Warga AS Jauhi Deposito Berjangka
Data rekening yang terdaftar di Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) tercatat naik $343 miliar ke angka $9,8 triliun. Jumlah tersebut adalah yang terbesar dalam sejarah perbankan AS. FDIC sendiri adalah lembaga perbankan yang memiliki peran seperti Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Indonesia. Demikian laporan lembaga Market Rates Insight.
Meski suku bunga terkini sangat rendah, nasabah cenderung lebih memilih keamanan aset mereka. Oleh karena itu mereka memilih untuk menempatkan uang di rekening bank supaya tetap nilainya tidak berkurang dan bisa diambil sewaktu-waktu. Market Rates Insight melihat ada penarikan uang dari deposito berjangka untuk kemudian dialihkan ke tabungan dan pasar uang. Dana deposito warga AS turun $94 miliar ke $1,9 triliun pada 6 bulan pertama 2011. Sementara jumlah rekening tabungan dan dana di pasar uang melonjak $446 miliar jadi $6,3 triliun. Hal tersebut bisa dipahami mengingat likuiditas uang di tabungan dan pasar uang sangat tinggi. Nasabah bisa mencairkan dana kapanpun jika terjadi hal-hal tertentu, tidak seperti deposito berjangka yang mempunyai persyaratan likuidasi pada periode tertentu.
Bursa Eropa Merosot, Antisipasi Ketiadaan Stimulus Baru
Terpantau sejauh ini indek saham FTSE London melemah -0.69% ke level 5,095.00, sementara bursa saham DAX Jerman melorot -2.20% ke level 5,464.50, dan CAC Paris anjlok -0.72% ke level 3,089.
Bursa saham Jerman tampak paling terpukul akibat rumor larangan short selling yang bakal diikuti Jerman, setelah diteruskannya regulasi tersebut oleh beberapa anggota Uni Eropa bahkan Spanyol, Italia dan Prancis meneruskan regulasi tersebut hingga hari Jumat ini.
Faktor lain yang menekan bursa saham adalah kemungkinan tidak diberikannya stimulus QE3 oleh Federal Reserve, seiring sinyal yang diberikan oleh Thomas Hoenig bahwa The Fed mungkin masih membutuhkan waktu untuk memonitor ekonomi terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan untuk pemberian stimulus tahap ketiga. Bahkan Thomas Hoenig mengatakan bahwa beliau masih cukup optimis laju pertumbuhan GDP berada di level 2% s.d 2.5%. Ekspektasi positif ini berimbas pada perubahan ekspektasi stimulus pada pidato Bernanke nanti malam, kemungkinan The Fed hanya memperpanjang periode tingkat suku bunga di level rendah hingga pertengahan 2013 namun menunda stimulus QE3.
Melambat, Pertumbuhan Ekonomi Inggris Q2
Angka Gross Domestic Product (GDP) kuartal II tumbuh 0,2% pada periode April-Juni 2011. Rasio pertumbuhan lebih rendah dibanding catatan triwulan sebelumnya, +0,5%. Adapun pertumbuhan tahunan juga melambat jadi 0,7% dibanding catatan kuartal I (1,6%).
Rilis GDP kuartal II sejalan dengan apa yang sudah diprediksi oleh analis sebelumnya. Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) menyatakan bahwa seharusnya perekonomian kuartal II bisa tumbuh 0,7% jika bencana gempa Jepang tidak mengganggu rantai industri. Jika mengacu pada data tersebut, maka bank sentral tidak punya alasan untuk mengubah tingkat suku bunga dari level 0,5% walaupun inflasi mulai terasa. Inggris masih perlu menggenjot roda ekonomi dengan penerapan interest rate super-rendah.
Spekulasi Pidato Bernanke Lemahkan Dollar
EUR/USD di 1.4428, menjauhi level rendah di 1.4370, sementara USD/JPY di 77.16, sekitar 30 poin di bawah harga pembukaan. “Komentar Bernanke hanya untuk menyatakan beberapa kemungkinan langkah yang diambil agar tidak sepenuhnya mengecewakan pasar ekuiti, namun ia diperkirakan tidak akan melakukan QE3,” menurut Shuichi Kanehira, dealer senior FX di Mizuho Corporate Bank.
Sterling Analysis : Jenuh Jual, Pecah 1.6333 Incar 1.6414
Pergerakan pound terlihat berada di atas garis tren. Secara teknikal indikator stochastic berada dalam kondisi jenuh jual dimana ada peluang pound akan menguat. Pecahnya resistan 1.6333 berpotensi akan membawa pound menguat dan bergerak ke atas menuju resistan 1.6414. Waspadai jika pound menembus garis trend dan support 1.6260 dimana ada potensi pound akan melemah dan bergerak ke bawah menuju support 1.6176.
Euro analysis : Potensial Bullish, Dari 1.4515 Ke 1.4628
Pergerakan euro pada grafik 4 jam-an terlihat berpotensi membentuk formasi symmetrical triangle dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju upper line. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Pecahnya upper line dan resistan 1.4515 berpotensi akan membawa euro menguat dan bergerak ke atas menuju resistan 1.4628. Waspadai jika euro menembus lower line dimana ada potensi euro akan melemah dan bergerak ke bawah menuju support 1.4260.
Bargain Hunting Lesatkan Emas
Trader memperkirakan harga bergerak sempit menjelang pidato pimpinan Fed AS, Ben Bernanke di Jackson Hole malam ini (26/08) dengan indikasi dari stimulus baru yang dapat mendorong harga emas. Jika Bernanke tidak mengumumkan langkah kebijakan untuk menopang ekonomi AS, harga emas dapat kembali merosot namun aksi beli safe haven membatasi pelemahan.
Barclays Capital mematok level support untuk emas di kisaran $1,700 per troy ons lalu $1,650/ons, sementara outlook jangka menengah masih bullish.
Medium-term, Emas Tetap Bullish
Harga emas terpantau di kisaran $1775 atau naik nyaris $4 per ons dibanding penutupan sebelumnya. Pergerakan harga sendiri diprediksi choppy (bergerak sempit) menjelang pidato Ben S. Bernanke di Jackson hole nanti malam. Spekulasi peluncuran stimulus baru sangat ditunggu oleh kolektor komoditas logam ini. Jika the Fed akhirnya merilis kebijakan Quantitative Easing 3 (QE3), maka nilai tukar dollar siap melemah, seperti apa yang terjadi dalam satu tahun terakhir. Emas kemudian akan sangat menikmati predikat safe haven di tengah pelemahan aset lindung nilai lainnya.
Jika tidak ada sinyal penggelontoran dana baru dari bank sentral, maka emas diyakini meredup. Namun penguatan tidak akan terhenti seketika karena isu fundamental masih tetap eksis. Barclays Capital menetapkan suuport bagi emas di $1700 dan $1650. Adapun proyeksi jangka menengah tetap bullish. Terutama jika mengacu pada kondisi perekonomian global yang masih labil. Isu hutang Eropa justru makin buruk karena terjadi perpecahan antara anggota eurozone. Jerman terlibat perdebatan tentang ketentuan jaminan untuk negara penerima bailout.
Emas Terus Merangkak Naik
Pada awal sesi, emas telah turun sebanyak 3% atau lebih dari $ 200 dari rekor tertinggi pada Selasa. Spot emas terakhir naik 0,4% pada $ 1758.30 per ons dalam perdagangan yang berombak, sempat menyentuh dua-minggu terendahnya dekat pada $ 1702.44.
Analis mengatakan emas telah overbought setelah naik sebesar $ 400 sejak Juli ditengah spekulasi bahwa Fed minggu ini yang akan mengumumkan rencana baru untuk merangsang ekonomi yang sedang lesu.
Para investor telah menguangkan pada reli terbaru emas setelah melonjak hampir 20% pada awal Agustus untuk mencetak rekor tertingginya pada Selasa di level $ 1912.05 per ons.
Kamis, 25 Agustus 2011
Rumor Jerman Kikis Sentimen Wall St
Indeks Dow Jones Industrial Average berbalik ke teritori negatif dan sejauh ini telah kehilangan lebih dari 125 poin setelah mencatat rally 3 hari beruntun pada sesi sebelumnya. Bank of America dan JPMorgan masih menunjukkan kinerja terbaiknya di antara saham-saham blue-chip, sementara Coca-Cola merosot.
S&P 500 dan Nasdaq Composite juga bergerak lebih rendah dengan masing-masing melemah 1,3% dan 1,5%.
"Investor masih menantikan pidato Bernanke besok, yang memiliki nilai sangat penting bagi pasar," kata Battle. "Rally pasar saham terjadi akibat apa yang mungkin akan dikatakan Bernanke, sementara obligasi telah rally akibat apa yang Bernanke tidak mungkin katakan." berbalik melemah pada sesi perdagangan hari Kamis, di tengah spekulASi yang berkembang di pasar Eropa bahwa larangan short-sellingmungkin akan diberlakukan juga oleh Jerman. Kewaspadaan para investor menjelang pidato Bernanke pada acara symposium tahunan di Jackson Hole esok hari juga turut membebani pergerakan pasar.Indeks Dow Jones Industrial Average berbalik ke teritori negatif dan sejauh ini telah kehilangan lebih dari 125 poin setelah mencatat rally 3 hari beruntun pada sesi sebelumnya. Bank of America dan JPMorgan masih menunjukkan kinerja terbaiknya di antara saham-saham blue-chip, sementara Coca-Cola merosot.
S&P 500 dan Nasdaq Composite juga bergerak lebih rendah dengan masing-masing melemah 1,3% dan 1,5%.
"Investor masih menantikan pidato Bernanke besok, yang memiliki nilai sangat penting bagi pasar," kata Battle. "Rally pasar saham terjadi akibat apa yang mungkin akan dikatakan Bernanke, sementara obligasi telah rally akibat apa yang Bernanke tidak mungkin katakan."
Meski Turun $200, Outlook Emas Masih Cerah
"Penurunan emas cukup tajam dalam dua hari terakhir," tutur analis Mitsubishi, Matius Turner. "Kencangnya reli sejak $1600 membuat sulit perkirakan dimana bottom kejatuhan emas. Meski demikian, outlook emas masih cerah seiring belum selesainya krisis utang zona-euro dan melambatnya ekonomi AS.”
"Sebagian investor mulai beranggapan Bernanke mungkin tidak akan umumkan program QE III besok. Ini membuat daya tarik emas berkurang,” tulis laporan riset UBS. “Meski demikian, ada sisi positif. Kejatuhan emas dalam dua hari terakhir berarti logam mulia telah antisipasi kekecewaan dari pertemuan Jackson Hole.”
Penurunan Emas Dapat Capai 1678
Emas terus terkoreksi dan menguji support di 1723.35 serta trendline pada saat artikel ini ditulis. Tembus ke bawah support tersebut, berpotensi meneruskan pergerakan bearish hingga 1678.82. Namun waspadai kondisi jenuh jual yang terlihat di stochastic dan CCI 4 jam, karena jika harga bertahan di atas 1723.35 setelah kemunculan sinyal bullish maka ada potensi rebound ke area 1767.88. Pecah ke atas 1767.88 membuka peluang bullish ke 1817.70.
Jelang Pilpres, Sarkozy Rilis Program Pemangkasan
Hari ini Prancis meresmikan program pemangkasan untuk mengurangi defisit anggaran. Strata yang paling terkena imbas strategi pemerintah adalah perusahaan besar dan golongan dengan penghasilan tinggi. Pada implementasinya nanti, warga menengah ke atas terpaksa menelan pil pahit dari kebijakan pemerintah Nicolassarkozy. Meski demikian, program efisiensi di Prancis sarat nuansa politik. Apalagi keputusan itu diambil delapan bulan sebelum pemilihan presiden, yang kembali diikuti oleh Sarkozy. Predana Menteri Francois Fillon mengatakan program pemangkasan dapat mengangkat popularitas Sarkozy sebagai sosok paling kredibel untuk memimpin Prancis. "Kredibilitas calon adalah isu utama pada pilpres mendatang," ujar Fillon.
Adapun beberapa pasal pemangkasan Prancis antara lain; kenaikan pajak penghasilan golongan tertentu dari 12,3% menjadi 13,5% guna menambah pemasukan negara sebesar 1,3 miliar euro. Di samping itu ada pula pemberlakuan pajak bagi sektor real estat yang bisa menyuntik pemasukan 2,2 miliar euro pada 2012. Penyesuaian harga tembakau juga dilakukan dengan rasio kenaikan 6% setiap tahun (hingga 2012). Adapun warga dengan pendapatan di atas 500 ribu euro per tahun terpaksa merogoh kocek lebih dalam guna memenuhi beban pajak 3%. Masih ada beberapa pasal yang harus mendapat restu parlemen terlebih dahulu. Melalui efisiensi tersebut, Prancis diharapkan bisa mengikis defisit sampai di bawah 3% dari GDP tahun depan. Saat ini, defisit Prancis masih berkisar 5,7% atau membaik dibanding catatan tahun lalu, 7,1%.
Pemerintah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2011 dari 2% menjadi 1,75%. Adapun pertumbuhan 2012 diperkirakan sama dengan angka pada tahun ini dari proyeksi sebelumnya (2,25%). Fillon menyatakan bahwa perlambatan ekonomi di Amerika Serikat (AS) dan Eropa memaksa pihaknya menurunkan ekspektasi GDP.
Bernanke Tentukan Arah Pergerakan Emas
Pemodal kembali memasukkan dana ke aset komoditas dan saham seraya menanti peluang beli dari harga emas lebih rendah. Setelah diterpa aksi jual pada hari Rabu, emas kini terpantau di kisaran $1755 per ons atau naik sekitar $3 dibanding penutupan sebelumnya. Namun emas jatuh dari level tertinggi harian, $1,766.69 dan makin dari rekor $1,912 yang dicapai dua hari lalu.
Traders dan analis memperkirakan harga akan tetap choppy (bergerak sempit) sampai pidato Kepala Federal Reserve, Ben S. Bernanke hari Jumat. Apa yang diucapkan kepala otoritas moneter akan mempengaruhi pergerakan jangka pendek emas. Adapun gejala peluncuran stimulus bisa diartikan sebagai tren kenaikan baru bagi emas. Pada hari Rabu kemarin, emas ditutup turun $77.90 di sesi New York. Kombinasi antara peralihan minat ke aset beresiko dan pesimisme terhadap stimulus baru Amerika Serikat (AS) memicu aksi jual.
Sentimen Dunia Usaha Ifo Jerman Anjlok di Bulan Agustus
Ekonom Ifo, Klaus Abberger mengatakan bahwa melambatnya perekonomian AS dan permasalahan hutang di AS dan Eropa adalah alasan utama memburuknya outlook. “Perekonomian Jerman telah terkena dampaknya," ucap Abberger. "Saya tidak akan berbicara mengenai resesi saat ini. Tingkat pesanan untuk perusahaan masih cukup tinggi. Dan juga tidak setiap perlambatan berujung pada resesi, namun pemulihan berjalan melambat secara signifikan."
Fokus Pada Bernanke Pekan Ini
- 'Kami juga khawatir', artinya the Fed tidak melakukan apapun selain mengekspreksikan kekhawatirannya terhadap ekonomi dan memberikan janji ambigu untuk melakukan semua hal yang diperlukan, imbasnya para investor akan kecewa.
- Memperpanjang janji untuk portfolio sekuritas hingga 2013, sebelumnya pada meeting FOMC awal bulan ini, The Fed sempat berkomentar pernyataan perpanjangan periode Fed Funds rate di level rendah hingga pertengahan 2013. The Fed mungkin dapat memilih untuk menegaskan ikrar ini pada portfolio sekuritas mereka yang berarti perpanjangan QE3 tidak secara eksplisit.
- Pengulangan operasi, The Fed bisa juga menggunakan tools yang sempat digunakan pada tahun 60’an yang memutar kurva yield dengan cara menjual obligasi jangka pendek dan membeli obligasi jangka panjang. Hal ini akan berimbas pada kenaikan yield short term dan penurunan yield long term yang secara efektif akan memperpanjang jatuh tempo portfolio sekuritas tanpa meningkatkan balance sheet. Ini akan menjadi langkah moneter yang lebih agresif untuk membantu bursa saham.
- Mengurangi bunga pada Reserve, Bank sentral juga bisa memangkas bunga yang harus dibayar pada reserve dari 0.25% menjadi 0% atau memangkas bunga jalur swap untuk meningkatkan jumlah likuiditas.
- Ronde berikutnya dari QE, opsi yang paling agresif diantara alternative lainnya adalah pengenalan The Fed atas ronde ketiga dari stimulus tetapi mengingat tingkat inflasi yang mulai menanjak dan kritik pada QE2, opsi ini masih kecil kemungkinan. Atau ada juga opsi lainnya untuk menjaga inflasi, tapi masih kecil kemungkinan karena malah membahayakan ekonomi jika The Fed terburu-buru menaikkan suku bunga.
Emas Terjun Bebas
"Naiknya durable goods orders berikan investor harapan akan pemulihan ekonomi AS dan ini tentunya bukan pertanda baik untuk emas," ungkap Adam Klopfenstein, strategis MF Global Holdings. "Investor juga mulai kurangi posisi sembari menunggu pernyataan Bernanke demi cari petunjuk lebih lanjut akan outlook kebijakan moneter." Ketua Federal Reserve, Ben S. Bernanke, dan petinggi bank sentral lainnya akan bertemu 26 Agustus di Jackson Hole dan diprediksi akan lakukan sesuatu untuk gairahkan aktivitas ekonomi.
Dari sisi teknikal, outlook emas untuk jangka panjang masih cerah, namun koreksi turun dapat berlangsung dalam akibat kencangnya reli dalam beberapa minggu terakhir. 1760 (Moving Average 100 di time frame 4 jam) akan menjadi support berikutnya. Emas harus bertahan di atas level tersebut demi cegah kejatuhan lebih dalam.
Rabu, 24 Agustus 2011
Euro Analysis : Bias Masih Bullish, Uji Support di 1.4382
EUR/USD secara umum kembali bergerak dalam bias bullish. Saat artikel ini ditulis, harga sedang menguji support di 1.4382. Stochastic dan CCI memberikan indikasi jenuh jual. Kemunculan sinyal bullish dari kedua indikator tersebut merupakan sinyal rebound hingga ke 1.4422 jika support di 1.4382 bertahan. Selanjutnya, pecah ke atas 1.4422 akan memberikan tenaga tambahan bagi euro untuk melanjutkan rebound hingga ke 1.4462.
Waspadai tembusnya support di 1.4382 karena hal tersebut kemungkinan akan menyebabkan koreksi yang lebih dalam hingga ke 1.4346.
Langganan:
Postingan (Atom)