Dollar AS jatuh di hari Kamis seiring aksi profit taking para investor paska keputusan bank sentral Eropa, dimana Poundsterling meroket lagi diatas level 1.5000 setelah suku bunga BoE & ECB tidak berubah, sementara stimulus QE dari bank sentral Inggris masih tetap di level 375 poundsterling.
Terpantau sejauh ini indeks Dollar AS melemah -0.23% di level 82.46,
setelah meraih titik tertinggi intraday di 82.62 dan level terendah
hariannya di 82.32.
Secara teknikal indeks Dollar AS mulai menunjukkan tanda-tanda
melemah, namun masih dibutuhkan penembusan konsisten & closing daily
dibawah area 82.00 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar
area 81.80. Di sisi atasnya, resisten terdekat tampak di area 83.00
& 83.35.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar