Senin, 21 Maret 2011

Emas Naik Setelah Barat Serang Libya

Spot emas bertahan hari Senin mengikuti meningkatnya ketegangan di Libya setelah pasukan negara-negara barat meluncurkan kampanye militer, sementara investor terus mengawasi krisis nuklir di Jepang.
Spot emas bertambah nyaris 0.5% di level $1,426 per ons.
Kontrak emas AS naik sebanyak 0.7% di level $1,426.40.
Spot perak naik 2.1% di $35.79 per ons.
 
Ketegangan di Timur Tengah dan Afrika Utara memanas setelah negara-negara barat kembali menekan Libya, menyokong sentimen di pasar logam mulia.

Emas relatif stabil

Emas bergerak relatif stabil di atas level $1410 pada hari Jumat, seiring meningkatnya minat investor terhadap aset-aset safe haven setelah dewan resolusi PBB tadi malam memberlakukan zona larangan sembari terus memantau perkembangan krisis nuklir di Jepang.
Saat ini Emas ditawarkan pada kisaran $1418.90/1419.70 per ons, atau naik sekitar $14. Berdasarkan grafik, pergerakan di atas MA 21-hari pada $1413, telah menggeser target berikutnya ke $1426 dan $1431 selanjutnya. Sebaliknya, support dapat ditemukan di $1407 dan kemudian $1402.

Jumat, 18 Maret 2011

Yen Today

USDJPY saat ini mengalami penguatan yang signifikan dan tengah menuji area resistance dikisaran 81.47. Secara teknikal, pecahnya level resistance tersebut berpotensi memicu terjadinya penguatan lanjutan menuju area 82.69. Namun kondisi CCI dan Juga Stochastic yang telah berada dalam area overbought dapat memicu terjadinya koreksi jangka pendek ke area support dikisaran 81.47 hingga area 80.25.

Sterling Today

GBPUSD saat ini terlihat tengah menguji area resistance dikisaran 1.6146. pecahnya level resistance dapat memicu terjadinya penguatan lanjutan menuju area 1.6198 hingga 1.6250. Sementara itu, waspadai pula potensi terjadinya koreksi yang tercermin pada kondisi CCI dan juga Stochastic yang telah overbought. Koreksi terjauh yang dapat diperkirakan untuk saat ini jika area resistance mampu bertahan berada dikisaran 1.6087.

Uero today

EURUSD konsisten bergerak bullish dalam beberapa hari terakhir. Saat ini EURUSD berada dikisaran 1.4066 dan bias masih cenderung bullish menuju area 61,8% dari fibo expansion dikisaran 1.4125 yang merupakan area resistance. Secara teknikal jika resistance tersebut mampu bertahan, terbuka peluang terjadinya koreksi membidik area support dikisaran 1.4030 hingga 1.3933. Sebaliknya jika area resistance tersebut pecah, terbuka peluang terjadinya penguatan lanjutan menuju area 1.4214.

Yen Tumbang Setelah G7

Yen Jepang turun lebih dari 2% hari Jumat setelah kelompok G7 menteri keuangan dan para bank sentral sepakat menggabungkan intervensi untuk menjual Yen setelah teleconference darurat. Dollar/Yen naik ke level tingginya di 81.20 Yen dari sebelumnya 79.20 setelah menteri keuangan Jepang Yoshihiko Noda mengumumkan kesepakatan G7. Noda juga mengatakan bahwa BoJ akan memulai intervensi.

BoJ Jamin Stabilitas

Gubernur Bank of Japan, Masaaki Shirakawa hari Jumat mengatakan bank akan terus menyiapkan dana bagi sistem perbankan guna menstabilkan pasar keuangan di tengah meningkatnya kecemasan mengenai dampak dari bencana alam yang terjadi di Jepang. " Bank of Japan sangat berharap tindakan yang dilakukan oleh anggota G 7 di dalam pasar uang akan memberi kontribusi bagi kestabilan nilai tukar mata uang," menurut Shirakawa dalam pernyataan singkatnya.  "Bank of Japan akan melakukan pelonggaran moneter dan menjamin stabilitas pasar keuangan dengan cara menyiapkan likuiditas yang cukup," katanya.

Menkeu Jepang Bantah Repatriasi Yen

Yen berakselerasi kuat tak terkendali di pembukaan pasar Australia seiring aksi para spekulan yang mengambil momentum di pasar dengan perdagangan yang tipis dan aksi stop-loss-option besar-besaran dibawah level sebelumnya di 79.75 yang sempat terpicu. Dengan repatriasi yang terjadi di pasar, menteri ekonomi Jepang baru saja menyatakan “tidak benar bahwa penguatan Yen terkendali oleh repatriasi oleh dana asuransi”.
 
“Hal terpenting yang harus dilakukan di pasar menggila saat ini adalah tetap tenang, dan mengambil posisi yang mengikuti emosi, dan mempertahankan resiko dalam level yang terkendali”, dikatakan Sean Lee, seorang editor dari Forexlive. Ia melanjutkan:”..telah melihat USD/JPY yang turun sebanyak 14 angka dalam sebuah sesi, jadi jangan menganggap bahwa kepanikan sudah berakhir dan selesai sudah. Reli kembali menuju 79.00/50 yang akan ditemui para penjual dan hal itu sudah memuncak saat ini; saya berharap adanya kejatuhan menuju 75.00 yang akan dipandang sebagai level nilai yang bagus”.

G7: Intervensi Bersama Bantu Jepang

Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari G7 pada hari Jumat mengumumkan intervensi bersama untuk pasar uang untuk pertama kalinya sejak tahun 2000 guna membantu Jepang.
Apakah hal terebut akan efektif untuk jangka panjang masih terlihat, tetapi intervensi bersama sepertinya akan berjalan hari Jumat, dengan dollar AS yang pulih setelah pemberitaan tersebut, pembelian Yen pada level 81.21, naik dari sekitar 79.14 Yen sebelum pengumuman tersebut.
 
Bursa saham Jepang juga menguat di sesi pagi perdagangan, dengan Nikkei rata-rata memasuki pasar di pertengahan hari naik 1.8%.
 
G7 dalam sebuah pernyataan mengikuti conference call pagi: “Guna merespon terhadap pergerakan nilai tukar Yen yang berkaitan dengan bencana yang terjadi di Jepang, dan sesuai dengan permintaan dari otoritas Jepang, AS, Inggris, Kanada dan ECB yang akan bergabung dengan Jepang, pada 18 Maret, dalam sebuah intervensi di pasar uang (valas)”.

G7 untuk pasar eropa

Pasar Eropa mengawali perdagangan hari Kamis dengan positif seiring meredanya kepanikan yang timbul di awal sesi Asia, dengan para investor menaruh harapan besar terhadap pertemuan G7 besok sebagai upaya mencari solusi untuk memperkecil dampak krisis nuklir Jepang terhadap perekonomian global.
Indeks Eurostoxx 50 berhasil mengumpulkan 1,45%, sementara Indeks DAX Jerman dan CAC Perancis masing-masing menguat 0,9% dan 1,04%. Di Inggris, Indeks FTSE diperdagangkan hampir 1% lebih tinggi dalam satu jam setelah pembukaan.
 
Sentimen pasar Eropa berangsur membaik setelah Menteri Keuangan Perancis Lagarde mengumumkan bahwa negara-negara G7 dan bank sentral akan melakukan pertemuan besok, yang telah memunculkan harapan tentang adanya sebuah intervensi terkoordinasi guna mendukung pemulihan ekonomi global dari dampak tsunami dan krisis nuklir Jepang.

Gold tetap trend cemerlang

spot emas di $1,409.10/ons, naik $5.10 sejak penutupan pasar New York akibat tindakan pembelian di Tokyo pasca pelemahan yen.
Minyak kembali reli pasca tindakan militer pihak otoritas PBB  untuk melawan pasukan Kol. Moammar Gadhafi di Libya. "Jika harga minyak terus bergerak naik, emas dapat kembali dijadikan sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi," menurut Phillip Futures. Minyak Nymex $103/bbl naik $1.58, melambung oleh adanya ketidak pastian atas waktu dan skala dari tindakan militer di Libya.
Emas Tocom untuk kontrak Februari 2012 di Y3,700/gram, naik Y139 terkait intervensi mata uang oleh G7 yang mendorong investor untuk kembali masuk ke dalam pasar aset termasuk emas.

Gold up 0.5%

Emas menguat lebih dari 0,5% hari Jumat setelah bursa saham kembali meraih kekuatan dan  bertahannya harga minyak terkait meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan Afrika Utara, tetapi krisis nuklir Jepang cenderung membatasi penguatan.
Spot emas bertambah $7.56 per ons ke $1,409.96 per ons. Emas masih dibawah tingginya selama ini disekitar $1,444 yang terjadi minggu lalu.
 
Kontrak emas AS untuk bulan April naik $6.8 per ons ke level $1,411 per ons.

Kamis, 17 Maret 2011

Gold today

Saat ini pergerakan emas terlihat berada di atas area support dari Andrew Pitchfrok. Secara teknikal indikator stochastic berada dalam kondisi potensial bullish dan saat ini diindikasikan emas akan menguat ke garis median. Pecahnya resistan 1406.40 akan membawa harga emas menguat ke 1417. Sebaliknya jika support 1386.35 ditembus maka emas akan melemah 1367.70.

G-7 Akan Bantu Pelemahan Yen

Kencangnya penguatan yen akan memaksa negara lain membantu Jepang lemahkan mata uangnya yang makin ancam pemulihan paska gempa dan tsunami. Analis Citigroup, Brown Brothers Harriman, dan Mizuho Securities utarakan Jepang akan bekerja-sama dengan negara maju lainnya demi balikkan penguatan yen yang sempat sentuh 76.30 terhadap dollar pagi ini.

Menteri Keuangan Jepang Yoshihiko Noda utarakan menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara G-7 akan langsungkan diskusi besok untuk bahas keadaan paska gempa. "Meski belum ada tanda intervensi, kemungkinan-nya meningkat dalam 24 jam ke depan," ungkap Greg Anderson, strategis Citigroup. "G-7 akan terkoordinasi kebijakan."

“Jika G-7 setuju stabilkan pergerakan yen  maka Jepang, AS, dan Eropa akan jual yen, beli dollar dan euro," papar Yasunari Ueno, ekonom Mizuho Investor. "Pergerakan yen belakangan ini tentu dapatkan perhatian khusus BoJ," ungkap Win Thin, strategis Brown Brothers Harriman. "Volatilitas seperti sekarang akan dorong intervensi BoJ, yang tentunya diizinkan G-7."

G 7

Pasar Eropa mengawali perdagangan hari Kamis dengan positif seiring meredanya kepanikan yang timbul di awal sesi Asia, dengan para investor menaruh harapan besar terhadap pertemuan G7 besok sebagai upaya mencari solusi untuk memperkecil dampak krisis nuklir Jepang terhadap perekonomian global.
Indeks Eurostoxx 50 berhasil mengumpulkan 1,45%, sementara Indeks DAX Jerman dan CAC Perancis masing-masing menguat 0,9% dan 1,04%. Di Inggris, Indeks FTSE diperdagangkan hampir 1% lebih tinggi dalam satu jam setelah pembukaan.
 
Sentimen pasar Eropa berangsur membaik setelah Menteri Keuangan Perancis Lagarde mengumumkan bahwa negara-negara G7 dan bank sentral akan melakukan pertemuan besok, yang telah memunculkan harapan tentang adanya sebuah intervensi terkoordinasi guna mendukung pemulihan ekonomi global dari dampak tsunami dan krisis nuklir Jepang.

gold up

Emas pulih dan akan lanjutkan penguatan seiring memburuknya gejolak Timur Tengah dan Afrika Utara serta krisis nuklir Jepang yang tingkatkan permintaan terhadap aset safe haven. Lebih dari 300 pekerja berlomba untuk cegah penyebaran radiasi reaktor nuklir Fukushima paska gempa dan tsunami. Helikopter siram air seberat 30 metrik ton untuk dinginkan reaktor. Belum ada peningkatan radiasi, namun AS berencana evakuasi warganya yang ingin tinggalkan Jepang. Sementara itu, pesawat terbang Muammar Qaddafi bombardir pangkalan udara Benghazi demi kuasai pusat pemerintahan pemberontak. PBB masih berdebat apakah akan bertindak demi hentikan kekerasan di Libya. Di Bahrain, polisi tangkapi pemimpin oposisi dan paksa demonstran bubar. "Situasi di Timur Tengah dan Afrika Utara buat investor enggan untuk jual emas dan kini kita hadapi krisis nuklir Jepang," ujar Bernard Sin, petinggi MKS Finance. "Tidak ada alternatif investasi yang aman sekarang selain emas."

Jual Yen: “Perdagangan Dekade Terkini” – BNP Paribas

Yen kembali menguat terhadap dollar AS walaupun Jepang dilanda gempa terkait ekspektasi kembalinya aliran (dana). USD/JPY kembali mengancam level-level rendahnya setelah menyentuh 80.50 hari Selasa, dan membuat penguatan besar-besaran terhadap mata uang yang lebih beresiko seperti dollar Australia, Euro maupun Sterling. Akan tetapi BNP Paribas melihat hal ini sebagai “tren perdagangan dekade terkini” dan mengatakan untuk kembali menjual Yen.
 
Seorang analis mata uang dari sebuah bank yang berbasis di Perancis, Mary Nicola menerangkan kepada Reuters Insider mengapa bertahannya pergerakan bearish terhadap Yen masih dapat dimaklumi.
Ketika ditanya alasan Yen bergerak turun mendekati level saat ini di sekitar 80 dan pada akhirnya naik ke 105 menjelang akhir tahun, Mary mengatakan: "Saya pikir terdapat perbedaan yang besar sekali antara yang kami lihat selama gempa di Kobe pada tahun 1995 dibandingkan sekarang. Hal yang besar dan yang melatarbelakangi pergerakan yang mempengaruhi posisi keuangan di Jepang, yang saat ini memburuk dari sebelumnya di 1995 dimana Jepang harus menerima kenyataan bahwa mereka saat ini tidak mampu berbuat apa-apa, maka Jepang harus fokus pada kebijakan moneter dan BOJ harus mengembangkan neraca mereka”.

Yen Today

USDJPY saat ini terlihat cenderung bearish menuju area support dikisaran 80.598. hal tersebut juga diperkuat dengan adanya sinyal bearish dari pergerakan CCI dan juga Stochastic. Jika area tersebut pecah, ada peluang terjadinya pergerakan bearish lanjutan menuju area 79.964. Namun jika support tersebut mampu bertahan, ada peluang rebound menuju area resistance yang juga merupakan area trendline dikisaran 81.232.

Yen Melejit

Yen naik ke level tertingginya ditengah gejolak pasar terhadap dollar AS hari Kamis sebelum kembali ke level 80-an, bangkit ditengah perdagangan yang sangat ramai, bervolatilitas tinggi seiring pecahnya puncak harga sebelumnya memicu dalamnya aksi stop-loss dan penjualan.
Menguatnya mata uang yang mewakili permasalahan yang dialami Jepang saat ini yang berusaha menanggulangi memburuknya krisis nuklir, meyakinkan bahwa pelaku pasar bahwa hal ini hanya masalah waktu sebelum pihak otoritas Jepang melakukan intervensi kepada penguatan Yen.
 
Importir Jepang dan para pemain jangka pendek kembali membeli dollar AS, membantu mengangkat dollar AS kembali ke 79.65 Yen dari level rendahnya selama ini di 76.25 menurut EBS.
 
Junya Tanase, seorang strategist forex dari JPMorgan Chase di Tokyo, mengatakan bahwa terdapat potensi di pasar bahwa pergerakan pasar telah bergerak terlalu jauh dalam periode jangka pendek, tetapi kecenderungan intervensi masih ada.

Yen Hits Record High on Dollar; Will Central Banks Intervene?

Japanese YenThe yen rallied to a new all-time high against the dollar as traders speculated G-7 central bankers may getting ready to intervene to drive the currency lower.




Japanese Finance Minister Yoshihiko Noda said early Thursday that he is closely watching foreign exchange markets, but he declined to comment on intervention. He said there have been nervous moves in thin markets.
Just before 5 p.m. New York time Wednesday, dollar yen broke through the 79.75 level and continued to tumble to as low as about 77. Reuters reported that the G-7 finance ministers are expected to hold a conference call Thursday evening New York time to discuss the crisis in Japan.
"It was testing the all time low, testing, testing. Then it went though it. It was just like an air pocket really. It just went crunch right through," said Deutsche Bank chief currency strategist Alan Ruskin. "The absence of the central bank has been stunning actually."

The yen [JPY=X  79.19    1.53  (+1.97%)   ] has been rising since the 9.0 magnitude earth quake struck Friday, on speculation that Tokyo would be repatriating yen to pay for the damage.  The uncertainty about Japan's nuclear crisis has caused even more speculation, as investors watch the struggle to control damaged nuclear reactors at the Fukushima Daiichi power plant.

"The irony is the worse things get in Japan, the stronger the yen gets," said Boris Schlossberg of GFT Forex. "I don't think it ends unless the central bank comes in and intervenes. There's so much sentiment on the side of long yen that it's going to take a lot of capital to push dollar yen back up. The one thing I can assure you of is this is going to be a very volatile night."

The dollar has periodically attempted to strengthen against the currency but it has largely been lower in the last several days. "It really raises the question of how much the central bank is really functioning. There might be other factors at play. I think you have to be a little wary. G-7 has a conference call. I can't imagine these guys are going to let this thing go into freefall," said Ruskin.

"If there was any time for coordinated intervention it would be now," said Ruskin.
At the same time, the Swiss franc [CHF=X  0.8987    -0.0001  (-0.01%)   ] was making new highs against the dollar in early evening trading in a flight-to-safety trade. "It's a kind of straight forward 'all hell's breaking loose' between the Middle East and Japan," said Ruskin.
Currency markets also were rife with rumors that the Tokyo Stock Exchange wouldn't open for trading on Thursday, which the exchange denied.